Total Tayangan Halaman

Senin, 24 Desember 2012

Jingga


Jingga sebuah band tahun 90-an, lebih tepatnya tahun 1996 album ini di rilis. Di bawah bendera Ceepee Production.

Mereka terdiri dari duo personil, yaitu Fee personil cewek sebagai vokal dan Terry sebagai pencipta sekaligus aransemen musiknya. sedang pada music director Budhi Bidun.

Mereka hanya merilis satu album, setelah itu menghilang.. secara materi, komposisi yang mereka hadirkan bagus-bagus, kebetulan saya pribadi memiliki koleksi albumnya - sayang memang, padahal saya terlanjur ngefans hehe...

Bisa di bilang warna musik mereka Pop Alternatif atau Pop elektronik, karena banyak mengedepankan musik programing.

Kehadiran mereka sebenarnya membawa nuansa tersendiri bagi warna Musik Indonesia pada waktu itu.

 Single Tentang Aku menjadi begitu Hit di berbagai radio-radio, sayang setelah album ini mereka bubaran. khusus pada tembang Tentang Aku, gitaris God Bless -Eet Syahranie sempat mengisi sebagai Additional Musicians

Sabtu, 22 Desember 2012

Kotak Music

Pada 1796, seorang pembuat jam dari Jenewa (Swiss), Antoine Favre-Salomon menciptakan sebuah jam saku, dengan fitur musik mekanik, karena alasan inilah mengapa ia dianggap sebagai penemu pertama dari kotak musik mekanik.

Kidnap Katrina


Album Kidnap - Katrina 1993 

Pure Saturday

Pure Saturday

Pure Saturday... Band berbakat asal kota kembang Bandung. Resminya berdiri pada tahun 1994. Awalnya sih Pure Saturday (PS) terbentuk karena iseng-iseng saja. Mereka ngeband kalo lagi ngga ada kegiatan dan sekalian nunggu hasil UMPTN. Tempat kumpul dan latihan biasanya di rumah Suar, di gudang rumah. Gudang bekas pabrik gitar disulap jadi tempat latihan band dan proses pembuatan lagu-lagu.

INDIE (2)

sejarah band indie di indonesia??? 
Diposkan oleh indiindie di 02:21 


INDIE


musik Independen atau yang dikenal sebagai musik ‘Indie’, digunakan sebagai istilah untuk menggambarkan kemerdekaan musik dari mayor label rekaman komersial. Kelompok-kelompok ini sebagian besar otonom, self dibuat dan lebih tepat adalah pelopor. Orang-orang dari kelas “Indie” melakukan segala hal pada mereka sendiri dalam pencatatan, penerbitan dan pertunjukan. kelompok Indie biasanya tidak tertarik untuk mengambil bantuan dari setiap nama-nama besar dari Industri Musik.

Rumah Sakit


“Jangan Biarkan Aku, Jangan Hilang” (Rumahsakit – Hilang)
Foto: Zaka Sandra
Setelah sekian lama menghilang dari hingar bingar panggung musikal, Rumahsakit, salah satu band legendaris dari skena independen ibu kota, kembali menyapa para penggemarnya untuk bereuni dan meluncurkan album baru bertajuk 1+2 yang merupakan representasi dari dua album mereka sebelumnya. Mengambil judul I.C.U 12.12.12, launching yang diselenggarakan di Eclectic Bar & Resto, Cilandak Town Square pada tanggal cantik 12-12-2012 ini, menjadi bukti bahwa sampai saat ini Rumahsakit tak pernah membiarkan dirinya hilang.

Sejarah Keroncong



Akar keroncong berasal dari sejenis musik Portugis yang dikenal sebagai fado yang diperkenalkan oleh para pelaut dan budak kapal niaga bangsa itu sejak abad ke-16 ke Nusantara. Dari daratan India (Goa) masuklah musik ini pertama kali di Malaka dan kemudian dimainkan oleh para budak dari Maluku. Melemahnya pengaruh Portugis pada abad ke-17 di Nusantara tidak dengan serta-merta berarti hilang pula musik ini. Bentuk awal musik ini disebut moresco, yang diiringi oleh alat musik dawai.

Sejarah Musik Indonesia


Musik Indonesia atau yang disebut musik Nusantara merupakan semua musik yang berkembang di Nusantara ini, yang mencerminkan atau menonjolkan ciri keindonesiaan, baik dalam segi bahasa maupun gaya melodinya. Musik Nusantara sendiri terdiri dari musik tradisi daerah, musik keroncong, musik dangdut, musik langgam, musik gambus, musik perjuangan, dan musik pop. Terdapat tahapan- tahapan dalam perkembangan musik Indonesia (nusantara), yaitu :